(Rungkut Megah Raya, blok D no 16)
Minggu, tgl 24 Desember 2023, pk 09.00
Pdt. Budi Asali, M. Div.
bukti-bukti bahwa
yesus adalah allah(9)
(1Yoh 5:20 & Wah 1:8)
11) 1Yoh 5:20 - “Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam AnakNya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.”.
a) Calvin mengatakan bahwa para pengikut Arianisme berusaha untuk menerapkan kalimat terakhir itu kepada Bapa. Tetapi ada 3 alasan yang tidak memungkinkan hal itu:
1. Calvin dan A. H. Strong mengatakan bahwa sebutan ‘Allah yang benar’, dalam kalimat yang terakhir itu, tidak mungkin menunjuk kepada Bapa, karena sebelumnya Bapa sudah 2 x disebut dengan istilah ‘Yang benar’. Masakan sekarang disebut lagi dengan istilah ‘Allah yang benar’?
2. Kalimat terakhir itu diawali dengan kata-kata ‘Dia adalah’. Terjemahan ini agak kurang tepat, karena kata-kata Yunani yang digunakan adalah HOUTOS ESTIN, yang artinya adalah ‘This is’ [= Ini adalah]. Kata-kata ini jelas menunjuk kepada ‘orang terakhir’ dari kalimat sebelumnya, yaitu ‘Yesus Kristus’.
3. Adanya sebutan ‘hidup yang kekal’ pada akhir dari kalimat terakhir itu. Dalam tulisan-tulisannya, Yohanes memang sangat sering menghubungkan hidup yang kekal dengan Yesus (bdk. Yoh 3:15,16,36 4:14 6:27,40,47,54,68 10:28 1Yoh 5:11-13).
Jadi, ayat ini secara jelas menunjukkan bahwa Yesus adalah Allah.
b) Sekarang mari kita bandingkan dengan terjemahan dari NWT / TDB.
NWT: “his Son Jesus Christ. This is the true God and life everlasting.” [= AnakNya Yesus Kristus. Ini adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.].
![]()
TDB:
“Tetapi kita tahu bahwa Putra
Allah telah datang, dan ia telah memberi kita kemampuan intelektual agar kita
mendapat pengetahuan tentang pribadi yang benar itu. Dan kita berada dalam
persatuan dengan pribadi yang benar itu, melalui Yesus Kristus,
Putranya. Inilah Allah yang benar dan kehidupan abadi.”.
![]()
![]()
TDB membalik kata-kata ‘Yesus Kristus’ dengan ‘Putranya’, padahal NWT tidak demikian. Memang TDB diterjemahkan dari NWT, tetapi kadang-kadang terjemahannya berbeda. Jadi dalam hal ini, saudara bisa menggunakan NWT untuk menghantam diri mereka sendiri.
Apa tujuannya TDB membalik seperti itu? Saya kira supaya kata-kata ‘Inilah Allah yang benar dan kehidupan abadi’ bisa dihubungkan dengan kata ‘nya’ (yang jelas menunjuk kepada Bapa), bukan dengan ‘Yesus Kristus’. Ini lagi-lagi menunjukkan kekurang-ajaran TDB dalam melakukan penterjemahan.
Bahwa TDB memang membalik, akan saya buktikan dari bahasa Yunaninya.
ἐν τῷ υἱῷ αὐτοῦ Ἰησοῦ χριστῷ. Οὗτός ἐστιν ὁ ἀληθινὸς θεός
EN TO HUIO AUTOU IESOU KHRISTO. HOUTOS ESTIN HO ALETHINOS THEOS
in the Son of him Jesus Christ. This is the true God
dlm sang Anak Nya Yesus Kristus. Ini adalah sang benar Allah
Terlihat dengan jelas bahwa kata ‘AnakNya’ seharusnya mendahului kata-kata ‘Yesus Kristus’.
Memang sebetulnya urut-urutan kata dalam bahasa Yunani tidak selalu sama dengan dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Tetapi dalam hal ini sama, dan ini akan saya tunjukkan di bawah ini.
1. Kalau kata ‘Anak’ mendahului ‘Yesus Kristus’, maka dalam bahasa Yunaninya juga demikian.
1Yoh 5:20 - τῷ υἱῷ αὐτοῦ Ἰησοῦ χριστῷ
TO HUIO AUTOU IESOU KHRISTO
the Son of him Jesus Christ
sang Anak Nya Yesus Kristus
1Yoh 1:3b - “Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, Yesus Kristus.”.
Yunani: τοῦ υἱοῦ αὐτοῦ Ἰησοῦ Χριστοῦ
TOU HUIOU AUTOU IESOU KHRISTOU
the Son of him Jesus Christ
sang Anak Nya Yesus Kristus
1Yoh 3:23 - “Dan inilah perintahNya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, AnakNya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.”.
Ini salah terjemahan.
KJV/RSV/NASB/NWT: ‘his Son Jesus Christ’ [= AnakNya Yesus Kristus].
NIV: ‘his Son, Jesus Christ’ [= AnakNya, Yesus Kristus].
Yunani: τοῦ υἱοῦ αὐτοῦ Ἰησοῦ χριστου
TOU HUIOU AUTOU IESOU KHRISTOU
the Son of him Jesus Christ
sang Anak Nya Yesus Kristus
1Kor 1:9 - “Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan AnakNya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.”.
1Kor 1:9 - τοῦ υἱοῦ αὐτοῦ Ἰησοῦ Χριστου
TOU HUIOU AUTOU IESOU KHRISTOU
the Son of him Jesus Christ
sang Anak Nya Yesus Kristus
2. Kalau ‘Yesus Kristus’ mendahului ‘Anak’, maka dalam bahasa Yunaninya juga demikian.
2Yoh 3 - “Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih”.
Yunani: Ἰησοῦ Χριστοῦ τοῦ υἱοῦ τοῦ πατρὸς
IESOU KHRISTOU TOU HUIOU TOU PATROS
Jesus Christ the Son of the Father
Yesus Kristus sang Anak dari sang Bapa
Mark 1:1 - “Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.”.
Yunani: Ἰησοῦ χριστοῦ υἱοῦ θεοῦ
IESOU KHRISTOU HUIOU THEOU
Jesus Christ Son of God
Yesus Kristus Anak Allah
Catatan: dalam banyak manuscripts, kata-kata ‘Anak Allah’ di sini tidak ada.
12) Wah 1:8 - “‘Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.’”.
Saksi-Saksi Yehuwa mengatakan bahwa yang dibicarakan dalam Wah 1:8 ini bukan Yesus tetapi Yehuwa (‘Bertukar Pikiran Mengenai Ayat-Ayat Alkitab’, hal 400-401).
Dan TDB menterjemahkan kata-kata ‘Tuhan Allah’ dalam Wah 1:8 itu dengan istilah ‘Allah Yehuwa’.
TDB: “‘Aku adalah Alfa dan Omega,’ kata Allah Yehuwa, ‘Pribadi yang sekarang ada dan yang dahulu ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa”.
Jawaban saya:
a) Dari mana muncul kata ‘Yehuwa’ itu? Ini terjemahan yang kurang ajar! Kata ‘Yehuwa’ itu tidak pernah ada dalam bahasa asli (Yunani) dari Wah 1:8 itu, dan bahkan nama ‘Yehuwa’ / ‘YAHWEH’ tidak pernah muncul dalam seluruh bahasa asli / Yunani dari Perjanjian Baru.
Walter Martin: “It can be shown from literally thousands of copies of the Greek New Testament that not once does the tetragrammaton appear, not even in Matthew, possibly written in Hebrew or Aramaic originally, and therefore more prone than all the rest to have traces of the divine name in it, yet it does not! Beyond this, the roll of papyrus (LXX) which contains the latter part of Deuteronomy and the divine name only proves that one copy did have the divine name (YHWH), whereas all other existing copies use kyrios and theos, which the Witnesses claim are ‘substitutes.’ ... the Septuagint with minor exeptions always uses kyrios and theos in place of the tetragrammaton, and the New Testament never uses it at all.” [= Bisa ditunjukkan dari ribuan naskah dari Perjanjian Baru berbahasa Yunani bahwa tidak sekalipun tetragrammaton {= 4 huruf / YHWH} muncul, bahkan tidak dalam Matius, yang naskah aslinya mungkin ditulis dalam bahasa Ibrani atau Aram, dan karena itu lebih condong daripada semua sisanya untuk mempunyai jejak dari nama ilahi di dalamnya, tetapi ternyata tidak ada! Di luar ini, gulungan papirus (LXX) yang mempunyai bagian terakhir dari kitab Ulangan dan nama ilahi itu hanya membuktikan bahwa satu copy / naskah memang mempunyai nama ilahi (YHWH), sedangkan semua naskah lain yang ada menggunakan KURIOS dan THEOS, yang oleh Saksi-Saksi Yehuwa diclaim sebagai ‘pengganti-pengganti’. ... Septuaginta dengan perkecualian yang sangat sedikit selalu menggunakan KURIOS dan THEOS di tempat dari tetragrammaton, dan Perjanjian Baru tidak pernah menggunakannya sama sekali.] - ‘The Kingdom of the Cults’, hal 74.
Catatan: Saya tidak setuju dengan kalimat yang saya beri warna hijau. Injil Matius bahasa aslinya juga adalah bahasa Yunani.
b) Siapa yang berbicara dalam Wah 1:8?
Untuk bisa tahu dengan jelas siapa yang dibicarakan dalam Wah 1:8 ini, mari kita membaca lagi bagian itu mulai dari ay 7nya.
Wah 1:7-8 - “(7) Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin. (8) ‘Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.’”.
Wah 1:7nya jelas menunjuk kepada Yesus, dan ini diakui oleh Saksi-Saksi Yehuwa (lihat buku ‘Bertukar Pikiran Mengenai Ayat-Ayat Alkitab’, hal 184).
Saksi-Saksi Yehuwa: “Siapakah ‘mereka yang telah menikam Dia’? Secara aksara, tentara-tentara Roma melakukan hal ini pada waktu Yesus dihukum mati.” - ‘Bertukar Pikiran Mengenai Ayat-Ayat Alkitab’, hal 184.
Juga kalau kita membaca kontext setelah Wah 1:8 itu, yaitu Wah 1:9-dst, maka kita melihat bahwa di sana rasul Yohanes mendapat penglihatan tentang Yesus.
Wah 1:9-18 - “(9) Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus. (10) Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala, (11) katanya: ‘Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia.’ (12) Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. (13) Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. (14) Kepala dan rambutNya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mataNya bagaikan nyala api. (15) Dan kakiNya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suaraNya bagaikan desau air bah. (16) Dan di tangan kananNya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulutNya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajahNya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. (17) Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kakiNya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kananNya di atasku, lalu berkata: ‘Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, (18) dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.”.
Kalau yang dibicarakan dalam Wah 1:7nya adalah Yesus, dan Wah 1:9-dst juga membicarakan tentang Yesus, maka yang berbicara dalam Wah 1:8nya pasti juga Yesus.
William Hendriksen: “That this glorious title refers to Christ should not be open to doubt. Both the immediately preceding and the immediately succeeding context have reference to Christ (see verses 7,13).” [= Bahwa gelar yang mulia ini menunjuk kepada Kristus tidak boleh terbuka terhadap keraguan. Baik kontext yang persis mendahuluinya maupun kontext yang persis sesudahnya mempunyai hubungan dengan Kristus (lihat ayat-ayat 7,13).] - ‘More Than Conquerors’, hal 54.
c) Dalam Wah 1:8 ini dikatakan bahwa yang berfirman adalah ‘Tuhan Allah’. Jadi jelaslah bahwa Yesus disebut dengan istilah ‘Tuhan Allah’. Dan kata ‘Allah’ dalam bahasa Yunaninya adalah HO THEOS [= ‘the God’].
Kesimpulan dari 12 ayat yang secara explicit atau jelas menyatakan Yesus sebagai Allah:
1. Yes 9:5 - terjemahannya tetap, hanya artinya yang dibelokkan.
2. Yoh 1:1 - terjemahannya diubah, sehingga Yesus hanyalah ‘suatu allah’.
3. Yoh 1:18 - Saksi-Saksi Yehuwa memberikan terjemahan yang paling benar, dengan menyebut Yesus sebagai ‘satu-satunya allah yang diperanakkan’. Hanya saja kata ‘allah’ dimulai dengan huruf kecil, dan juga penafsiran ayat ini dibengkokkan.
4. Yoh 20:28 - Ucapan Tomas kepada Yesus diubah dari ‘Tuhan’ menjadi ‘Tuan’, dan penafsirannya dibelokkan.
5. Kis 20:28 - Saksi-Saksi Yehuwa justru memilih terjemahan yang salah dari RSV / TB1-LAI, dengan mempertahankan kata ‘Anak’ yang seharusnya tidak ada.
6. Ro 9:5 - terjemahannya diubah.
7. Fil 2:5-6 - terjemahannya diubah.
8. Tit 2:13 - terjemahannya diubah.
9. Ibr 1:8 / Maz 45:7 - terjemahannya diubah.
10. 2Pet 1:1 - terjemahannya diubah baik oleh NWT maupun TDB, tetapi NWT berbeda dengan TDB.
11. 1Yoh 5:20 - TDB mengubah / membalik susunan kata, tetapi NWT benar.
12. Wah 1:8 - terjemahannya diubah.
Dengan cara seperti ini, kalau ada orang yang mau melakukannya, ia mungkin bahkan bisa menyangkal keilahian Bapa / YAHWEH.
-bersambung-
Author : Pdt. Budi Asali,M.Div.
E-mail : [email protected]
e-mail us at [email protected]
Link ke Channel Video Khotbah2 Pdt. Budi Asali di Youtube:
https://www.youtube.com/channel/UCP6lW2Ak1rqIUziNHdgp3HQ
Channel Live Streaming Youtube : bit.ly/livegkrigolgotha / budi asali